Kunjungan tersebut dihadiri oleh Prof. Mohamad Naim, Ph.D selaku dosen Universiti Utara Malaysia. Dari pihak Institut Nida El-Adabi hadir Rektor Institut Nida El-Adabi, Bapak Drs. H. Ramlan Rosyad, M.Si., serta Pembina Yayasan, Ibu Hj. Sunni Tsruoya, S.Ag.
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan sebagai bagian dari upaya membangun silaturahmi akademik antar lembaga pendidikan tinggi. Meski tidak diselenggarakan dalam rangkaian acara formal, diskusi yang berlangsung menghasilkan berbagai gagasan strategis terkait pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, pihak Universiti Utara Malaysia menawarkan peluang kerja sama akademik bagi seluruh unit pendidikan di bawah naungan Yayasan Nida El-Adabi. Salah satu bentuk kerja sama yang ditawarkan adalah kesempatan bagi dosen maupun tenaga pendidik untuk melanjutkan studi jenjang Magister (Master) dan Doktor (PhD) di Universiti Utara Malaysia.
Selain membahas peluang pendidikan lanjut, Prof. Mohamad Naim juga memaparkan perkembangan pengelolaan zakat di Malaysia yang telah terintegrasi dengan dukungan riset akademik dari perguruan tinggi. Dalam sistem tersebut, dosen-dosen UUM dilibatkan secara aktif dalam penelitian dan pendampingan terhadap para mustahik guna memastikan program zakat berjalan secara tepat sasaran dan berkelanjutan.
Paparan tersebut memberikan wawasan baru mengenai pentingnya keterlibatan perguruan tinggi dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui program zakat berbasis riset dan data. Hal ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi kampus-kampus di Indonesia, termasuk Institut Nida El-Adabi, untuk turut mengambil peran strategis dalam pengembangan program sosial dan pemberdayaan umat.
Melalui kunjungan ini, Yayasan Nida El-Adabi terus menunjukkan komitmennya dalam membangun jejaring internasional, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memperkuat budaya akademik yang unggul, modern, dan religius.